Pembinaan ASN IAIN Takengon Hadirkan Staf Ahli Menteri Agama dan Bupati Aceh Tengah, Perkuat Komitmen Menuju Kampus Bermutu
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menghadirkan narasumber utama, Dr. H. Faisal Ali Hasyim, SE., M.Si., CA., CSEP dan Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta mendorong transformasi IAIN Takengon menjadi universitas. Prosesi Acara dihadiri oleh Kepala Kankemenag Aceh Tengah, Wakil Rektor, Dekan dan Seluruh Civitas Akademika IAIN Takengon. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kampus Induk IAIN Takengon Selasa, 18 Mei 2026.
Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL dalam sambutannya menegaskan bahwa IAIN Takengon terus bergerak membangun atmosfer akademik yang produktif dan kolaboratif. Berbagai langkah strategis telah dilakukan, mulai dari mendorong dosen melanjutkan studi doktoral, mempercepat kenaikan jabatan fungsional hingga Lektor Kepala dan Guru Besar, hingga memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah.

Prof. Ridwan Nurdin juga menjelaskan berbagai inovasi yang telah dilakukan kampus, termasuk pengembangan program ekoteologi melalui penanaman ribuan bibit kopi unggul di tanah wakaf produktif. Program ini merupakan bagian dari kontribusi nyata kampus dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Saat ini, IAIN Takengon juga terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam penerimaan mahasiswa baru. Dengan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, kampus menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa sebagai salah satu indikator keberhasilan institusi sekaligus langkah strategis menuju perubahan status dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)", ujarnya
Dalam sesi pembinaan, Dr. Faisal Ali Hasyim menegaskan bahwa perguruan tinggi harus berfokus pada mutu dan memiliki roadmap yang jelas dalam pengembangan institusi. Menurutnya, kualitas merupakan faktor utama yang menentukan kepercayaan masyarakat terhadap sebuah lembaga pendidikan.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas penelitian dosen, publikasi di jurnal bereputasi internasional seperti Scopus, serta pemberian insentif bagi dosen yang aktif menghasilkan karya ilmiah. Selain itu, pembentukan Ma’had Al-Jami’ah juga dinilai penting sebagai fondasi pembentukan karakter mahasiswa.
Sementara itu, Drs. Haili Yoga yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi IAIN Takengon dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kampus tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk terus mengabdi dan membangun daerah, serta menjadikan Takengon sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang didukung oleh pendidikan berkualitas.
Kegiatan Pembinaan ASN ini diharapkan menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh ASN IAIN Takengon untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kinerja.