Pascasarjana IAIN Takengon Gelar International Seminar, Perkuat Integrasi Hukum, Komunikasi, dan Ekonomi Syariah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pascasarjana IAIN Takengon Gelar International Seminar, Perkuat Integrasi Hukum, Komunikasi, dan Ekonomi Syariah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Pascasarjana IAIN Takengon kembali menyelenggarakan International Seminar bertema "The Integration of Law, Communication, and Sharia Economics for Sustainable Development” pada Jumat, 15 Mei 2026, di Aula IAIN Takengon.

Seminar ini menjadi bukti nyata komitmen Pascasarjana IAIN Takengon dalam memperkuat jejaring akademik internasional. Direktur Pascasarjana IAIN Takengon, Dr. Lukmanulhaqim, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seminar internasional yang untuk kedua kalinya dilaksanakan oleh Pascasarjana.

“Alhamdulillah, seminar internasional ini telah dua kali kita laksanakan. Kegiatan ini menghadirkan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi, termasuk narasumber dari Palestina." ujar Dr. Lukmanulhaqim.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Rektor IAIN Takengon Prof. Dr. Ridwan, M.CL, akademisi internasional dari Palestina Dr. Ahed Ahmad Kamil Abu Al-Atha, Direktur Pascasarjana IAIN Takengon Dr. Lukmanulhaqim, M.Si, Guru Besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof. Dr. Wazin, M.Si, serta Ketua Program Studi S2 Ekonomi Syariah UIN Sumatera Utara Dr. Mariam Batubara, M.E.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan, M.CL, menekankan pentingnya integrasi sebagai fondasi pembangunan bangsa dan kemajuan peradaban.

“Indonesia lahir dari keberagaman suku, budaya, dan wilayah. Dari berbagai perbedaan itu kita dipersatukan menjadi satu bangsa. Karena itu, integrasi menjadi kunci penting dalam membangun masa depan,” ungkapnya.

Menurut beliau, kemajuan negara-negara besar di dunia selalu diawali dengan diskusi akademik yang mendalam, yang kemudian melahirkan kebijakan strategis untuk pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Dr. Ahed Ahmad Kamil Abu Al-Atha dari Palestina menyampaikan rasa hormat dan kebahagiaannya dapat hadir di Takengon. Ia mengaku terkesan dengan udara sejuk, keindahan alam, kopi Gayo yang mendunia, serta keramahan masyarakat Aceh Tengah.

Dalam paparannya, Dr. Ahed menyoroti dampak serius agresi Israel terhadap Jalur Gaza, mulai dari kehancuran infrastruktur, lumpuhnya perekonomian, rusaknya sistem komunikasi, kesehatan, pendidikan, hingga sektor pertanian dan perdagangan.

“Kondisi di Gaza sangat memprihatinkan. Banyak rumah hancur, masyarakat tinggal di tenda, rumah sakit rusak, dan pendidikan terhenti. Situasi ini bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan perlindungan terhadap jiwa, harta, dan kehormatan manusia,” jelasnya.

Ia juga mengajak para akademisi dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan pengembangan konsep ekonomi Islam yang dapat berkontribusi dalam upaya membangun kembali perekonomian Palestina.

Seminar internasional ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi ilmiah yang produktif serta memperkuat solidaritas umat Islam dunia, khususnya dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menjaga Masjid Al-Aqsa sebagai simbol persatuan umat.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana IAIN Takengon terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat kajian akademik yang aktif, inovatif, dan berorientasi global dalam melahirkan gagasan-gagasan strategis bagi pembangunan berkelanjutan.

Read more

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah berkolaborasi dengan Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Penyusunan Qanun Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon. FGD

By Humas IAIN Takengon
Temu Ramah PMI IAIN Takengon Perkuat Kebersamaan dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Temu Ramah PMI IAIN Takengon Perkuat Kebersamaan dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Himpunan Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Takengon menggelar Temu Ramah Mahasiswa pada Sabtu, 12 September 2026, di Uning Riverside, Pegasing, Aceh Tengah. Mengusung tema “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Solutif, Berintegritas, dan Bersinergi,” kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan dalam lingkungan Program

By Humas IAIN Takengon