Yudisium Pascasarjana IAIN Takengon Kukuhkan 211 Lulusan Tahun Akademik 2025/2026

Yudisium Pascasarjana IAIN Takengon Kukuhkan 211 Lulusan Tahun Akademik 2025/2026

Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema "Menguatkan Tradisi Keilmuan, Menginspirasi Inovasi, Membangun Peradaban Islami” pada Kamis, 2 Juli 2026, di Gedung Olah Seni Takengon.

Kegiatan yudisium ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik dan resmi bertransformasi dari mahasiswa menjadi alumni Pascasarjana IAIN Takengon. Sebanyak 211 peserta mengikuti yudisium yang terdiri atas 39 lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 172 lulusan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Ketua Panitia, Dr. Ismet Nur, MA dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yudisium yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat belajar yang tinggi selama menempuh pendidikan. Ia menuturkan bahwa peserta yudisium berasal dari berbagai latar belakang dan rentang usia yang beragam, mulai dari Generasi X hingga Generasi Z. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan pascasarjana terbuka bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Prestasi yang diraih hari ini merupakan hasil dari usaha dan ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas diri. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi amal yang bermanfaat serta menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Dr. Ismet juga mengungkapkan bahwa sebagian besar peserta mampu menyelesaikan studi tepat waktu, bahkan mahasiswa berhasil menuntaskan pendidikan lebih awal dari batas waktu yang ditetapkan. Rata-rata masa studi peserta yudisium berada pada rentang 18 hingga 19 bulan, dengan masa studi tercepat selama 17 bulan. Adapun capaian akademik tertinggi pada yudisium kali ini mencapai IPK 3,87.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAIN Takengon, Dr. Lukmannulhaqim, M.SI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan kewajiban akademiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan pengakuan atas proses panjang yang telah dilalui melalui perkuliahan, penelitian, seminar, revisi, hingga ujian akhir.

“Hari ini Saudara telah berubah status dari mahasiswa menjadi alumni. Gelar yang melekat di belakang nama bukanlah sekadar titel, melainkan amanah ilmu, amanah moral, dan amanah sosial yang harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan masa depan menuntut lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan nyata. Karena itu, ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi nama baik almamater, serta terus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Menutup sambutannya, Direktur Pascasarjana menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, keluarga, hingga seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan berlangsung.

Melalui yudisium ini, Pascasarjana IAIN Takengon berharap para alumni dapat terus mengembangkan tradisi keilmuan, melahirkan inovasi, serta berkontribusi dalam membangun peradaban Islami yang maju, berintegritas, dan membawa manfaat bagi umat.

Read more

Empat Dosen IAIN Takengon Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Studi Doktor

Empat Dosen IAIN Takengon Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Studi Doktor

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Sebanyak empat dosen IAIN Takengon berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Unggulan Keagamaan (BUK) Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026, program beasiswa hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan pendidikan jenjang

By Humas IAIN Takengon