Sidang Senat Terbuka Wisuda IAIN Takengon Kukuhkan 328 Lulusan, Rektor Ajak Alumni Menjadi Pelita bagi Masyarakat
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana dan Magister Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu (4/7/2026) di Gedung Olah Seni Takengon. Sebanyak 328 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 211 lulusan Program Magister dan 117 lulusan Program Sarjana.

Ketua Panitia yang juga Wakil Rektor I IAIN Takengon, Dr. Al Musanna, M.Ag., menyampaikan bahwa dominasi lulusan Program Magister pada wisuda kali ini merupakan fenomena yang unik, sebuah komposisi yang menjadi catatan tersendiri dalam sejarah pelaksanaan wisuda di IAIN Takengon. untuk pertama kalinya jumlah lulusan pascasarjana melampaui lulusan sarjana.
Selain itu, ia juga memaparkan capaian positif penerimaan mahasiswa baru. Pada jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN), sebanyak 440 calon mahasiswa dinyatakan lulus dan 307 di antaranya telah melakukan daftar ulang. Persentase daftar ulang tersebut mencapai 79 persen, menjadi persentase tertinggi secara nasional. Ia juga mengungkapkan bahwa tiga program studi baru jenjang sarjana yang dibuka tahun ini telah berhasil menarik minat calon mahasiswa dan seluruh kuotanya telah terisi.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Al Musanna turut mengapresiasi capaian akademik para lulusan. Rata-rata masa studi Program Magister dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 18 bulan, sementara rata-rata masa studi Program Sarjana berhasil lulus tepat waktu, rata-rata masa studi selama empat tahun, bahkan beberapa mahasiswa mampu menyelesaikan studinya lebih cepat melalui publikasi ilmiah.
Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL., menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan proses akademik di IAIN Takengon berjalan dengan baik dan semakin efektif. Ia mengingatkan mahasiswa agar mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan tidak berlama-lama di bangku kuliah.
Rektor juga mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap IAIN Takengon terus meningkat. Menurutnya, tingginya kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Prof. Ridwan Nurdin menegaskan bahwa IAIN Takengon terus mempersiapkan transformasi kelembagaan menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Sejalan dengan proses tersebut, kampus juga merencanakan pembukaan fakultas baru di bidang pariwisata dan sains teknologi guna menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan perkembangan zaman.
Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi cahaya bagi kehidupan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kualitas alumni akan menjadi cerminan kualitas kampus di tengah masyarakat.
"Mulai hari ini saudara menjadi wajah IAIN Takengon di tengah masyarakat. Jadilah insan ulul albab yang menggunakan akal untuk mencari kebenaran, menghadirkan ilmu dengan kerendahan hati, serta mengamalkan ilmu untuk kemaslahatan. Pelita itu kini ada di tangan saudara, jangan biarkan padam," pesannya.
Turut hadir dalam prosesi wisuda, Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., yang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan yang diraih hari ini merupakan buah dari kerja keras mahasiswa, pengorbanan orang tua, doa keluarga, serta dedikasi para dosen.
"Hari ini bukan sekadar menerima ijazah, tetapi menerima amanah. Ijazah bukan tanda bahwa proses belajar telah selesai, melainkan surat izin untuk mulai mengabdi dan memimpin di tengah masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengajak para lulusan untuk menjaga akhlak, disiplin, dan perilaku sebagai bagian dari implementasi ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Menurutnya, keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari kemampuan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Pada kesempatan tersebut, Drs. Haili Yoga juga turut memberikan apresiasi kepada wisudawan berprestasi. Lulusan Program Sarjana dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh Mauliana dengan IPK 3,97, sedangkan lulusan terbaik Program Magister diraih oleh Fitriani Rizki dengan IPK 3,89.
Sidang Senat Terbuka Wisuda Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 menjadi momentum penting bagi IAIN Takengon dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa, dan umat, sekaligus memperkuat langkah transformasi menuju Universitas Islam Negeri Takengon.