Rektor Lantik Pejabat LPPM IAIN Takengon: Tumbuhkan Kinerja Optimis dan Kebersamaan Akademik.
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penyegaran struktur kepemimpinan. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan, MCL., melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kamis (6/8/2026).
Pejabat yang dilantik meliputi Elfi Rahmadhani, M.Pd. sebagai Sekretaris LPPM, Farid Fauzi, M.Pd. sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Dr. Irhas, M.A. sebagai Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat dan Kajian Kearifan Lokal, serta Dr. Makmur Jaya, M.A. sebagai Kepala Pusat Moderasi Beragama.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan IAIN Takengon, di antaranya Wakil Rektor I, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), para dekan, ketua lembaga, kepala pusat, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (ULA), serta dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Takengon.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses penguatan organisasi untuk memastikan keberlanjutan kinerja lembaga. Menurutnya, setiap pejabat yang diberikan amanah harus mampu menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Prof. Ridwan juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kepemimpinan di lingkungan LPPM. Ia mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk tetap membangun sinergi dengan para pimpinan sebelumnya, karena pengalaman dan kontribusi mereka merupakan bagian penting dari perjalanan serta kemajuan lembaga.

"Para pimpinan yang telah menyelesaikan masa tugasnya tetap menjadi bagian dari keluarga besar LPPM. Pengalaman dan gagasan mereka perlu terus dilibatkan dalam pengembangan lembaga sehingga kesinambungan program dapat terus terjaga," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor memperkenalkan prinsip kerja yang ia sebut "Sempat, Mepat, Tepat" sebagai pedoman bagi para pejabat baru dalam menjalankan amanah.
Menurutnya, sempat bermakna memberikan waktu dan komitmen penuh terhadap tugas yang diemban, mepat berarti layak dan pantas memikul amanah karena telah diberikan kepercayaan oleh institusi, sedangkan tepat menekankan pentingnya fokus dalam menjalankan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.

"Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, fokuslah pada tugas yang dipercayakan dan berikan dedikasi terbaik untuk kemajuan institusi," tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Prof. Ridwan mengingatkan bahwa masa jabatan memiliki batas waktu sehingga setiap pejabat harus mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan kinerja terbaik. Ia mendorong jajaran LPPM yang baru segera menyusun program kerja, memperkuat koordinasi, dan membangun kolaborasi agar pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat semakin optimal.
"Waktu kita terbatas. Karena itu, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, susun program bersama, jaga kebersamaan, dan bangun semangat kolaborasi. Dengan begitu, insyaallah kita akan mampu membawa IAIN Takengon menjadi lembaga yang semakin maju," pungkasnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis IAIN Takengon dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan moderasi beragama. Dengan kepemimpinan baru di lingkungan LPPM, diharapkan berbagai program inovatif dapat terus dikembangkan guna mendukung peningkatan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta kontribusi nyata IAIN Takengon bagi masyarakat.