Rektor IAIN Takengon Lantik Pengurus Ormawa 2026/2027, Tekankan Kepemimpinan Berintegritas dan Kolaboratif
Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, resmi melantik Pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) IAIN Takengon Periode 2026/2027 di Aula IAIN Takengon, Kamis (23/7/2026). Pelantikan tersebut mengusung tema “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Berintegritas untuk Organisasi Mahasiswa yang Berkualitas.”
Dalam sambutannya, Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) terpilih, Nikmah Rizki, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada seluruh pengurus untuk mengemban amanah organisasi.

Ia menegaskan bahwa para pengurus hadir bukan semata sebagai pemimpin, tetapi sebagai garda terdepan yang saling mengingatkan dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab, baik di dunia maupun di akhirat.
Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak akan pernah menjadi besar apabila dipimpin oleh mental yang kecil dan kehilangan integritas. Ia menekankan pentingnya kejujuran, keteguhan, serta keberpihakan kepada kebenaran sebagai fondasi utama kepemimpinan mahasiswa.
Nikmah juga mengingatkan bahwa jabatan, karier, dan harta dapat hilang, namun cara seseorang memperlakukan orang lain akan selalu dikenang. Ia mengajak seluruh pengurus untuk tetap rendah hati dan menjadikan masa organisasi sebagai ruang untuk membangun diri, kampus, dan masa depan.
Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut merupakan momentum penting yang akan menentukan arah perjalanan organisasi mahasiswa ke depan.
“Hari ini adalah hari penting, hari untuk menentukan ke mana arah kita. Apakah kita dihargai atau tidak, itu ditentukan oleh bagaimana kita membangun interaksi, komunikasi, dan karya nyata. Jika ingin dihargai, maka jadikan diri kita berharga melalui program dan kerja yang baik,” ujar Rektor.
Ia menekankan bahwa masa mahasiswa adalah masa terbaik untuk berkarya dan menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan, terutama menuju visi Indonesia Emas 2045. Rektor mengutip pemikiran Khalil Gibran tentang anak sebagai “anak panah” yang akan melesat menuju masa depan, sementara orang tua hanyalah “busurnya”.

Lebih lanjut, Prof. Ridwan menjelaskan bahwa ada tiga hal yang membedakan seseorang dengan yang lain, yakni keterampilan (skill), pola pikir (mindset), dan sikap (attitude). Ketiga hal tersebut, menurutnya, akan membuat seseorang dikenang dan dibutuhkan oleh banyak orang.
Dalam arahannya, Rektor juga mengajak seluruh pengurus Ormawa untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan memiliki komitmen kuat untuk maju. Ia mencontohkan bahwa kelompok kecil yang memiliki komitmen dan kualitas dapat mengalahkan kelompok yang lebih besar, sebagaimana pelajaran dari Perang Badar.
Menutup sambutannya, Rektor mengingatkan bahwa IAIN Takengon adalah kampus milik bersama yang harus dijaga kebersihan, pelayanan, dan keindahannya. Ia menegaskan bahwa kampus berada di daerah yang dikenal sebagai kawasan pariwisata, sehingga wajah kampus harus mencerminkan budaya bersih dan ramah.
“Bekerjalah, tetapi jangan bekerja sendiri. Bangun koordinasi dan kolaborasi. Dengan kebersamaan, kampus ini akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan kita semua,” pungkasnya.

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh segenap pimpinan, tenaga kependidikan serta seluruh pengurus Ormawa yang baru dilantik. Diharapkan kepengurusan periode 2026/2027 mampu menghadirkan program-program yang inovatif, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan IAIN Takengon dan masyarakat