Perkuat Transformasi Digital, IAIN Takengon berkolaborasi Hanaya, Didukung Rektor UIN Pekalongan dan UIN Ponorogo
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan kegiatan Penguatan Transformasi Digital pada hari Kamis, pukul 14.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon, sebagai langkah strategis dalam mendorong percepatan digitalisasi layanan akademik dan tata kelola perguruan tinggi.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi dengan Hanaya Inovasi Teknologi Information, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Muhammad Shandy. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem digital di lingkungan perguruan tinggi, mulai dari sistem informasi akademik, layanan kemahasiswaan, hingga pengelolaan data yang lebih terintegrasi dan efisien.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Rektor UIN Pekalongan dan Rektor UIN Ponorogo, yang hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Dalam sambutannya, Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data IAIN Takengon, Dr. Ilham Marnola menyampaikan bahwa transformasi digital bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan bagian penting dari upaya membangun tata kelola perguruan tinggi yang lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan civitas akademika.
Muhammad Shandy, yang mewakili Hanaya, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk turut mendukung proses digitalisasi ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Hanaya dan perguruan tinggi merupakan langkah nyata untuk menghadirkan solusi digital yang aplikatif dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Dalam pelaksanaannya, UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) IAIN Takengon berperan aktif sebagai motor penggerak teknis kegiatan ini. UPT TIPD bertanggung jawab dalam menyiapkan infrastruktur teknologi informasi, mengoordinasikan integrasi sistem, serta memastikan kesiapan data dan layanan digital kampus agar selaras dengan arah kebijakan transformasi digital yang tengah dijalankan. Peran UPT TIPD ini menjadi kunci dalam menjembatani kolaborasi antara pihak kampus dengan Hanaya, sekaligus memastikan implementasi teknologi berjalan sesuai kebutuhan civitas akademika.
Kepala UPT TIPD IAIN Takengon, Dr. Ilham Marnola, juga menyampaikan bahwa pihaknya siap mengawal proses transformasi digital ini secara berkelanjutan, mulai dari tahap perencanaan sistem, migrasi data, hingga pendampingan teknis pasca-implementasi, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.
Kegiatan Penguatan Transformasi Digital ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mendukung pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, baik di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Optimisme besar disematkan pada proses transformasi digital ini, yang diyakini akan mempercepat inovasi akademik, memperluas akses layanan pendidikan, serta memperkuat daya saing perguruan tinggi di era digital.
Dengan sinergi yang terjalin antara IAIN Takengon, Hanaya, UIN Pekalongan, dan UIN Ponorogo, transformasi digital diyakini akan terus melaju ke arah yang lebih baik, membawa perguruan tinggi semakin siap menjawab tantangan zaman sekaligus memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat luas.