Perkuat Jejaring Akademik Nasional, FSDU IAIN Takengon Jalin Sinergi dengan FSH UIN Sunan Kalijaga dan FS UIN Raden Mas Said
Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin (FSDU) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon terus memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan di tingkat nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Fakultas Syariah (FS) UIN Raden Mas Said Surakarta. Penandatanganan MoU berlangsung di Yogyakarta pada 6 Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian kegiatan Forum Dekan Fakultas Syariah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (FORDEK FS PTKIN) se-Indonesia yang pada tahun ini dituanrumahi oleh FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam upaya FSDU IAIN Takengon memperluas jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi Islam negeri sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi.

Kerja sama dengan FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan FS UIN Raden Mas Said Surakarta diharapkan dapat mendorong berbagai program kolaboratif, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama tersebut juga diarahkan pada penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan. Kehadiran FSDU IAIN Takengon dalam forum FORDEK FS PTKIN se-Indonesia juga menjadi kesempatan strategis untuk membangun komunikasi dan berbagi pengalaman dengan para pimpinan fakultas syariah dari berbagai PTKIN di Indonesia. Forum tersebut tidak hanya menjadi ruang silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mendiskusikan berbagai isu strategis terkait pengembangan pendidikan tinggi Islam, tata kelola kelembagaan, penguatan program studi, serta peningkatan mutu akademik.
Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama FSDU IAIN Takengon, Dr. Ibnu Qodir, M.S.I., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan FSDU di tingkat nasional. “Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen FSDU IAIN Takengon untuk terus memperluas jejaring dan membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi Islam negeri. Kami berharap MoU ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan institusi,” ujar Dr. Ibnu Qodir. Menurutnya, kolaborasi antarfakultas dan antar-PTKIN menjadi semakin penting dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Pertukaran pengalaman, kolaborasi penelitian dan publikasi, kegiatan akademik bersama, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pengabdian kepada masyarakat menjadi ruang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama tersebut. “FORDEK FS PTKIN se-Indonesia menjadi momentum yang sangat strategis untuk memperkuat komunikasi dan jejaring antarfakultas. Melalui forum ini, kita dapat saling berbagi praktik baik sekaligus membangun kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan,” tambahnya. Penandatanganan MoU dengan FSH UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan FS UIN Raden Mas Said Surakarta sekaligus menegaskan komitmen FSDU IAIN Takengon untuk membangun kemitraan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Ke depan, kerja sama tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan akademik dan kelembagaan yang lebih konkret, termasuk kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah, seminar dan konferensi, pengembangan kurikulum, serta program pengabdian kepada masyarakat. Melalui momentum FORDEK FS PTKIN se-Indonesia dan penandatanganan MoU tersebut, FSDU IAIN Takengon terus meneguhkan langkahnya untuk memperkuat jejaring akademik nasional serta meningkatkan kualitas dan daya saing kelembagaan.