Enam Peserta IAIN Takengon Lolos ke Final OASE III PTKIN 2026
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon berhasil menorehkan capaian membanggakan dalam ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN se-Indonesia Tahun 2026. Sebanyak enam peserta IAIN Takengon berhasil melaju ke babak final yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Berdasarkan pengumuman finalis, keenam peserta tersebut berasal dari empat cabang lomba, yakni Sosial Kemasyarakatan, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Kategori Putra, Da’i Mahasiswa Putri, dan Virtual Trading. Capaian ini menunjukkan partisipasi aktif mahasiswa IAIN Takengon dalam berbagai bidang kompetisi akademik, keagamaan, dan sosial.
Adapun peserta yang lolos ke babak final yaitu Shaumi Salsabila dan Wajnii dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) pada cabang Sosial Kemasyarakatan, Jauhari Al Fawwaz dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) pada cabang MQK Kategori Putra, serta Hillia dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) pada cabang Da’i Mahasiswa Putri. Sementara itu, dua peserta lainnya berhasil melaju ke babak final pada cabang Virtual Trading.
Keberhasilan enam peserta tersebut menjadi capaian positif bagi IAIN Takengon dalam kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Keikutsertaan ini sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, menguji kompetensi, dan menunjukkan potensi di bidang masing-masing.
Melalui ajang OASE III PTKIN 2026, para peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan optimal untuk menghadapi babak final serta memberikan hasil terbaik. Capaian ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi di tingkat nasional.
IAIN Takengon mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang berhasil melaju ke babak final. Semoga perjuangan di Yogyakarta berjalan lancar dan mampu mengharumkan nama institusi serta menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berkarya dan berprestasi.