MPI IAIN Takengon Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK, Teguhkan Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan

MPI IAIN Takengon Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK, Teguhkan Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan

Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 18–21 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yaitu Prof. Dr. Dedy Achmad Kurniady, M.Pd dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Dr. Hasyim Asy'ari, M.Pd dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kegiatan asesmen lapangan dibuka secara resmi dihadiri oleh pimpinan institut, jajaran Fakultas Tarbiyah, dosen serta tenaga kependidikan.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, menyampaikan perkembangan dan capaian institusi yang terus menunjukkan tren positif. Ia menjelaskan bahwa kampus yang berawal dari perguruan tinggi swasta pada tahun 1986 tersebut terus bertransformasi hingga menjadi IAIN Takengon seperti saat ini.

“IAIN Takengon terus berproses dan berkembang. Saat ini lebih dari 55 persen dosen kami berasal dari luar daerah. Hal ini menjadi salah satu atmosfer akademik yang mendorong kemajuan kampus. Jumlah mahasiswa juga terus meningkat dari tahun ke tahun." ujarnya.

Rektor menambahkan bahwa IAIN Takengon merupakan satu-satunya perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang berada di wilayah Tengah Aceh. Karena itu, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas kelembagaan dan akademik sebagai bagian dari pengembangan institusi menuju universitas.

“Kami berharap asesmen ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terus berkembang dan memperkuat kualitas pendidikan di IAIN Takengon,” tambahnya.

Sementara itu, asesor LAMDIK, Dr. Hasyim Asy'ari, M.Pd, menekankan pentingnya kelengkapan dan konsistensi data yang disajikan dalam dokumen akreditasi. Menurutnya, proses akreditasi merupakan instrumen untuk membantu program studi melakukan evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

“Apabila terdapat data yang belum tersampaikan atau terdapat pembaruan data, silakan dilengkapi. Akreditasi ini merupakan instrumen pembinaan untuk melihat sejauh mana konsistensi dan kualitas yang telah dibangun oleh program studi,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh tim agar mempersiapkan data pendukung dengan baik, terutama data yang perlu dikonfirmasi selama proses asesmen lapangan berlangsung.

Senada dengan itu, Prof. Dr. Dedy Achmad Kurniady, M.Pd menjelaskan bahwa kehadiran asesor bukan untuk mencari kesalahan, melainkan melakukan verifikasi dan konfirmasi terhadap data yang telah disampaikan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) dan dokumen akreditasi lainnya.

“Kami hadir untuk memverifikasi dan mengonfirmasi data yang telah dilaporkan, apakah sudah sesuai dengan kondisi nyata di lapangan atau terdapat penguatan bukti yang perlu ditambahkan. Pada akhir asesmen nanti kami juga akan memberikan rekomendasi mengenai aspek-aspek yang masih dapat ditingkatkan,” jelasnya.

Menurutnya, asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa kualitas penyelenggaraan program studi telah memenuhi standar yang ditetapkan. Oleh karena itu, dukungan seluruh sivitas akademika sangat diperlukan agar proses verifikasi berjalan optimal.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi S1 Manajemen Pendidikan Islam IAIN Takengon berharap dapat menunjukkan berbagai capaian dan praktik baik yang telah dilakukan, sekaligus memperoleh masukan konstruktif dari asesor sebagai upaya peningkatan mutu akademik dan penguatan langkah IAIN Takengon menuju institusi yang lebih berkembang di masa mendatang.

Read more

Empat Dosen IAIN Takengon Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Studi Doktor

Empat Dosen IAIN Takengon Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Studi Doktor

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Sebanyak empat dosen IAIN Takengon berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Unggulan Keagamaan (BUK) Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026, program beasiswa hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan pendidikan jenjang

By Humas IAIN Takengon