LPPM IAIN Takengon Soroti Eksistensi AI dalam Pendidikan Tinggi Melalui Diskusi "Coffee Morning

LPPM IAIN Takengon Soroti Eksistensi AI dalam Pendidikan Tinggi Melalui Diskusi "Coffee Morning

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon kembali menyelenggarakan forum diskusi akademik bertajuk Coffee Morning pada Rabu, 9 September 2026. Bertempat di Ruang Rapat LPPM, kegiatan ini dihadiri oleh jajaran staf, dosen, serta peneliti di lingkungan kampus untuk membangun sinergi dan kolaborasi riset.

Mengusung tema utama "Artificial Intelligence and the Future of Higher Education: Threat, Opportunity, or Inevitability?", diskusi ini menghadirkan Ayuliamita Abadi, S.Pd.I., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Takengon, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Ayuliamita memaparkan temuan riset terbarunya yang melibatkan 13 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di Sumatera. Ia memaparkan data yang cukup signifikan mengenai tingkat adopsi teknologi oleh mahasiswa.

"Berdasarkan riset kami, sebanyak 99,4 persen mahasiswa telah menggunakan AI untuk berbagai keperluan akademik, mulai dari mencari ide, membantu penulisan, hingga menerjemahkan bahasa," ungkap Ayuliamita saat mempresentasikan datanya.

Lebih lanjut, ia menekankan perlunya perubahan paradigma di kalangan akademisi dalam menyikapi disrupsi teknologi ini. AI harus dilihat sebagai instrumen pendukung, bukan sebagai ancaman yang menggantikan peran esensial manusia.

"Kita harus mengubah pola pikir dari paradigma lama menjadi kolaboratif. Bukan lagi 'Pendidik versus AI', melainkan 'Pendidik berkolaborasi dengan AI'. Kecerdasan buatan hanyalah alat bantu, ia tidak akan pernah bisa menggantikan empati dan penilaian komprehensif kita sebagai seorang guru atau peneliti," tegasnya.

Di akhir sesi, Ayuliamita merekomendasikan transisi sistem evaluasi akademik, dari yang sebelumnya berorientasi pada hasil akhir (product-based assessment) menjadi evaluasi yang berorientasi pada proses (process-based assessment), guna menanamkan literasi AI dan kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memantik antusiasme dari para peserta diskusi.

Read more

Inkubasi Bisnis IAIN Takengon Hadirkan Konsultan SDM, Perkuat Motivasi dan Jiwa Wirausaha Mahasiswa

Inkubasi Bisnis IAIN Takengon Hadirkan Konsultan SDM, Perkuat Motivasi dan Jiwa Wirausaha Mahasiswa

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan kegiatan Inkubasi Bisnis Mahasiswa pada Selasa (3/11/2026) dengan menghadirkan Konsultan Motivasi Sumber Daya Manusia (SDM), Azza Aprisaufa, S.Inf., M.S.M., sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, sekaligus memperkuat motivasi dan

By Humas IAIN Takengon
Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon Perpanjang Pendaftaran Tarbiyah Fair 2026 hingga 6 November

Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon Perpanjang Pendaftaran Tarbiyah Fair 2026 hingga 6 November

Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon memperpanjang masa pendaftaran Tarbiyah Fair 2026 hingga Jumat, 6 November 2026, pukul 16.00 WIB. Perpanjangan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan siswa yang belum sempat mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan. Tarbiyah Fair 2026 dijadwalkan berlangsung

By Humas IAIN Takengon
IAIN Takengon Raih Penghargaan Satker Terbaik Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Triwulan III 2026

IAIN Takengon Raih Penghargaan Satker Terbaik Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Triwulan III 2026

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menerima penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) Terbaik Bidang Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Periode Triwulan III Tahun 2026 dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Takengon. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) akhir tahun yang berlangsung pada Senin, 2 November 2026, di

By Humas IAIN Takengon