LPPM IAIN Takengon Gelar Webinar Pengabdian Masyarakat Berbasis PAR dan CBR

LPPM IAIN Takengon Gelar Webinar Pengabdian Masyarakat Berbasis PAR dan CBR

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon menggelar webinar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan mengangkat tema “Pendekatan PAR dan CBR dalam Pengabdian kepada Masyarakat: Strategi Inovatif untuk Pemberdayaan Berbasis Partisipasi dan Potensi Lokal” pada Jumat, 10 April.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman akademisi dan praktisi mengenai pentingnya pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Community-Based Research (CBR) bukan sekadar metode, melainkan paradigma transformatif yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pembangunan.

Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek penerima program, melainkan sebagai pihak yang memiliki pengetahuan, potensi, serta kemampuan untuk menentukan arah perubahan secara mandiri. Partisipasi aktif, dialog yang setara, serta penggalian potensi lokal menjadi kunci utama dalam menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan.

Webinar ini juga menekankan bahwa penerapan PAR dan CBR mampu mengubah pola pengabdian yang sebelumnya bersifat top-down menjadi lebih kolaboratif. Dengan demikian, kegiatan pengabdian tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu membangun kemandirian, memperkuat kapasitas masyarakat, serta menghadirkan dampak sosial yang nyata.

LPPM IAIN Takengon menilai bahwa integrasi kedua pendekatan tersebut merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan adaptif. Selain itu, pendekatan ini juga dinilai mampu memperkuat nilai-nilai lokal sebagai fondasi utama dalam pembangunan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen, peneliti, dan mahasiswa dapat mengimplementasikan PAR dan CBR dalam setiap program pengabdian, sehingga mampu melahirkan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan.

Read more

Empat Dosen IAIN Takengon Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Studi Doktor

Empat Dosen IAIN Takengon Raih Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 untuk Studi Doktor

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Sebanyak empat dosen IAIN Takengon berhasil lolos sebagai penerima Beasiswa Unggulan Keagamaan (BUK) Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026, program beasiswa hasil kolaborasi Kementerian Agama Republik Indonesia bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan pendidikan jenjang

By Humas IAIN Takengon