LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Transformasi Pola Pikir SDM di Era Digital

LPPM IAIN Takengon Gelar Coffee Morning, Bahas Transformasi Pola Pikir SDM di Era Digital

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon menyelenggarakan kegiatan Coffee Morning pada Rabu, 26 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Rapat LPPM, acara ini mengusung tema akademik bertajuk "Mindset Transformation: Empowering Higher Education Human Resources in the Digital Era through Growth Mindset Aproach".

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB ini dihadiri oleh staf LPPM, dosen, serta peneliti di lingkungan IAIN Takengon. Acara ini secara khusus dirancang sebagai ruang dialog bermakna untuk berbagi ide dan memperkuat kolaborasi akademik di bawah nuansa keislaman.

Menghadirkan dosen IAIN Takengon, Rahmanita Zakaria, M.Ed., sebagai pembicara utama, diskusi berfokus pada urgensi pergeseran paradigma dari fixed mindset menuju growth mindset bagi staf kependidikan dan akademisi. Transformasi ini dinilai sangat krusial untuk menghadapi dinamika era digital dan kompleksitas adaptasi terhadap berbagai regulasi atau sistem baru di perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Rahmanita menegaskan bahwa tantangan utama era digitalisasi perguruan tinggi tidak semata-mata terletak pada perangkat komputasinya.

"Masalah utamanya bukanlah pada teknologi itu sendiri, melainkan pada sumber daya manusia yang mengendalikannya," ujar Rahmanita.

Lebih lanjut, ia mendorong para sivitas akademika untuk tidak bersikap apriori atau mudah menyerah saat menghadapi kesulitan dalam mengadaptasi sistem baru.

"Kehidupan kita bergantung pada diri kita sendiri. Jangan pernah mengatakan bahwa kita akan gagal atau ini terlalu sulit, melainkan ubahlah dengan pemikiran bahwa kita hanya belum bisa melakukannya (I can't do it yet)," tegasnya memotivasi peserta.

Acara diskusi ini kemudian ditutup dengan sebuah refleksi mengenai prinsip kelangsungan dan adaptasi institusi, di mana ditekankan bahwa bukan spesies yang paling kuat atau yang paling cerdas yang akan bertahan di era disrupsi, melainkan mereka yang paling mampu beradaptasi terhadap perubahan.

Read more

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah berkolaborasi dengan Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Penyusunan Qanun Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon. FGD

By Humas IAIN Takengon
Temu Ramah PMI IAIN Takengon Perkuat Kebersamaan dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Temu Ramah PMI IAIN Takengon Perkuat Kebersamaan dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Himpunan Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Takengon menggelar Temu Ramah Mahasiswa pada Sabtu, 12 September 2026, di Uning Riverside, Pegasing, Aceh Tengah. Mengusung tema “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Solutif, Berintegritas, dan Bersinergi,” kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan dalam lingkungan Program

By Humas IAIN Takengon