ICMI Aceh Tengah dan IAIN Takengon Perkuat Ekosistem Halal, Dorong UMKM Bersertifikat Halal

ICMI Aceh Tengah dan IAIN Takengon Perkuat Ekosistem Halal, Dorong UMKM Bersertifikat Halal

Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Orda Aceh Tengah berkolaborasi dengan Program Studi Pariwisata Syariah IAIN Takengon menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Penguatan Ekosistem Halal di Kabupaten Aceh Tengah: Sinergi Lintas Sektor untuk Mendukung Implementasi Jaminan Produk Halal” secara hybrid pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan dipusatkan di Aula IAIN Takengon dan diikuti pelaku usaha, akademisi, serta unsur pemerintah daerah.

Ketua ICMI Orda Aceh Tengah, Dr. Edy Putra Kelana, M.Si., M.Pd dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempertemukan para pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya sertifikasi halal. Ia mengingatkan bahwa pemerintah telah menetapkan kewajiban sertifikasi halal bagi produk tertentu yang akan diberlakukan pada Oktober 2026.

Menurutnya, sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam, Aceh memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan produk dan usaha yang berkembang telah memiliki sertifikat halal.

“Akan sangat ironis jika usaha kita di Aceh belum memiliki sertifikat halal. Karena itu, kegiatan ini menjadi ruang koordinasi bagi pelaku usaha untuk mengetahui biaya, teknis, dan mekanisme pengurusan sertifikasi halal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Takengon, Dr. Al Musanna, M.Ag, menyampaikan bahwa penguatan ekosistem halal tidak hanya penting bagi masyarakat Muslim, tetapi juga telah menjadi perhatian secara global. Menurutnya, produk halal kini memiliki daya tarik yang luas, termasuk di kalangan non-Muslim.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus memperkuat komitmen kita bersama. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk terus menggaungkan pentingnya produk halal dan mengambil peran dalam membangun ekosistem halal di Aceh Tengah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan empat materi utama dari sejumlah narasumber lintas sektor.

Materi pertama disampaikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Aceh-Sumut, Medan mengenai kebijakan penyelenggaraan jaminan produk halal, kewajiban sertifikasi halal, serta pengawasan jaminan produk halal pada rumah potong hewan (RPH), rumah potong unggas (RPU), SPPG, dan pelaku usaha.

Materi kedua disampaikan oleh Zulfahmi Al Puteh dari Bank Indonesia Cabang Lhokseumawe yang memaparkan program penguatan rantai nilai halal di sektor UMKM sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal.

Selanjutnya, Widiya Anriza, SKM dari Dinas Kesehatan Aceh Tengah menjelaskan peran dinas kesehatan dalam mendukung penguatan ekosistem halal, khususnya terkait aspek higienitas dan keamanan produk.

Adapun materi keempat disampaikan oleh Cut Nelly dari LPH Al Mahyra Banda Aceh mengenai mekanisme sertifikasi halal, persyaratan, serta proses pemeriksaan halal oleh Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

Melalui kegiatan ini, ICMI Orda Aceh Tengah dan IAIN Takengon berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, akademisi, lembaga halal, perbankan, dan pelaku usaha sehingga implementasi jaminan produk halal di Kabupaten Aceh Tengah dapat berjalan lebih efektif dan memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Read more

Inkubasi Bisnis IAIN Takengon Hadirkan Konsultan SDM, Perkuat Motivasi dan Jiwa Wirausaha Mahasiswa

Inkubasi Bisnis IAIN Takengon Hadirkan Konsultan SDM, Perkuat Motivasi dan Jiwa Wirausaha Mahasiswa

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan kegiatan Inkubasi Bisnis Mahasiswa pada Selasa (3/11/2026) dengan menghadirkan Konsultan Motivasi Sumber Daya Manusia (SDM), Azza Aprisaufa, S.Inf., M.S.M., sebagai pemateri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, sekaligus memperkuat motivasi dan

By Humas IAIN Takengon
Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon Perpanjang Pendaftaran Tarbiyah Fair 2026 hingga 6 November

Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon Perpanjang Pendaftaran Tarbiyah Fair 2026 hingga 6 November

Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon memperpanjang masa pendaftaran Tarbiyah Fair 2026 hingga Jumat, 6 November 2026, pukul 16.00 WIB. Perpanjangan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan siswa yang belum sempat mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi yang diselenggarakan. Tarbiyah Fair 2026 dijadwalkan berlangsung

By Humas IAIN Takengon