IAIN Takengon Gelar Wawancara Calon Penerima KIP-Kuliah 2026
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan wawancara calon penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Tahun 2026, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin serta Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon.
Wawancara tersebut merupakan bagian dari rangkaian seleksi calon penerima KIP-Kuliah. Sebelumnya, IAIN Takengon telah melakukan survei lapangan dengan mengunjungi langsung kediaman calon penerima untuk memastikan kondisi dan kelayakan calon penerima bantuan.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kelembagaan IAIN Takengon, Dr. Al Musanna, M.Ag., mengatakan pelaksanaan wawancara dilakukan untuk mewujudkan tertib administrasi, transparansi, akuntabilitas, serta memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran sesuai Petunjuk Teknis Program KIP-Kuliah pada Perguruan Tinggi Keagamaan Nomor 259 Tahun 2026.

Dr. Al Musanna menambahkan bahwa kuota penerima KIP-Kuliah tahun ini mengalami peningkatan. Kuota yang sebelumnya berjumlah 200 penerima meningkat menjadi 230 penerima.
“Untuk tahun ini kuota penerima KIP-Kuliah IAIN Takengon meningkat dari 200 menjadi 230 penerima,” ujar Dr. Al Musanna.
Sementara itu, jumlah calon penerima yang mendaftar dan mengikuti proses wawancara sebanyak 419 peserta. Proses wawancara melibatkan Rektor IAIN Takengon, Wakil Rektor, Ketua Biro AUAK, Ketua Senat, Dekan, Wakil Dekan, serta tim lainnya.

Melalui tahapan seleksi yang dilakukan secara administratif, survei lapangan, dan wawancara, IAIN Takengon berupaya memastikan penerima KIP-Kuliah Tahun 2026 sesuai dengan ketentuan dan kriteria yang telah ditetapkan.