HIMATARA IAIN Takengon Bersihkan Sungai Peusangan, Dukung Kelestarian Wisata Arum Jeram
Himpunan Mahasiswa Hukum Tata Negara (HIMATARA) IAIN Takengon menggelar aksi bersih-bersih di aliran Sungai Peusangan, Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Lukup Badak hingga Sanehen tersebut menyasar jalur wisata arum jeram yang menjadi salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Aceh Tengah.
Aksi lingkungan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan diperingati pada 17 Agustus 2026. Puluhan mahasiswa terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri atas mahasiswa HIMATARA, Racana IAIN Takengon, serta sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP).

Ketua Koordinator kegiatan, Ilham Mahmuda, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian lingkungan sekaligus dukungan terhadap pengembangan pariwisata daerah.
“Kami turun langsung membersihkan sampah-sampah plastik dan sampah lainnya yang ada di sekitar aliran sungai arum jeram agar aliran air lebih lancar dan aman untuk pengunjung,” ujar Ilham.
Menurutnya, kebersihan kawasan wisata bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau pengelola wisata, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami ingin wisatawan yang datang menikmati arum jeram merasa nyaman. Aceh Tengah dikenal sebagai daerah dengan keindahan alam yang memukau dan memiliki beragam destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa berhasil mengumpulkan sampah yang hampir memenuhi belasan karung goni. Sampah yang ditemukan terdiri atas limbah organik maupun nonorganik, terutama sampah plastik yang berserakan di sekitar aliran sungai.

Ilham menilai banyaknya sampah yang ditemukan menjadi pengingat bahwa persoalan kebersihan sungai masih membutuhkan perhatian serius dari seluruh pihak.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai serta mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Sementara itu, Rembune, selaku penanggung jawab Arum Jeram Lukup Badak, menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berpartisipasi dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa, khususnya generasi muda, yang telah berpartisipasi membersihkan sampah di aliran sungai. Kegiatan bersih-bersih seperti ini sebenarnya sudah rutin dilaksanakan dan peserta yang terlibat sering berganti-ganti,” katanya.

Menurut Rembune, pola tersebut dilakukan agar semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang terlibat dan tergerak untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan sungai.
Kegiatan tersebut menjadi contoh bahwa semangat memperingati kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Di tengah meningkatnya aktivitas wisata di Aceh Tengah, menjaga Sungai Peusangan tetap bersih menjadi bagian penting dalam mempertahankan kelestarian alam sekaligus keberlanjutan wisata arum jeram di daerah tersebut.