Dosen IAIN Takengon Raih Gelar Doktor dari University of Newcastle, Australia

Dosen IAIN Takengon Raih Gelar Doktor dari University of Newcastle, Australia

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, semangat untuk belajar dan berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan menjadi bekal penting bagi seorang akademisi. Semangat itulah yang mengantarkan Khoiriyah Shofiyah Tanjung, M.Pd., Ph.D, dosen Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah, IAIN Takengon, menuntaskan perjalanan akademiknya hingga meraih gelar Doctor dari University of Newcastle, Australia.

Perjalanan tersebut dimulai pada 12 Januari 2022 ketika Khoiriyah resmi memulai studi doktoral pada bidang Education. Setelah lebih dari empat tahun menjalani proses pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan di salah satu perguruan tinggi di Australia kini ia resmi menyandang gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.). Bagi IAIN Takengon, pencapaian ini bukan sekadar penambahan gelar akademik, melainkan bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan budaya akademik yang terus berkembang. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa dosen-dosen IAIN Takengon mampu berkompetisi dan berkarya di tingkat internasional tanpa meninggalkan komitmen untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia. Dalam disertasinya yang berjudul “Teaching English on the Margins: Teacher and Student Perspectives of the Effectiveness of Rural English Teachers in Aceh, Indonesia,” Khoiriyah memilih fokus penelitian yang dekat dengan realitas pendidikan di daerah asalnya. Ia menyoroti bagaimana proses pembelajaran bahasa Inggris berlangsung di wilayah pedesaan Aceh.

Bagi sivitas akademika IAIN Takengon, capaian ini menjadi sumber inspirasi bahwa dedikasi, kerja keras, dan komitmen terhadap ilmu pengetahuan dapat membuka peluang yang lebih luas. Perjalanan Khoiriyah Shofiyah Tanjung menunjukkan bahwa pengembangan keilmuan tidak mengenal batas geografis, dan bahwa kontribusi terbaik bagi pendidikan sering kali berawal dari kepedulian terhadap persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Dari Tanah Gayo hingga Australia, langkah akademik yang ditempuhnya menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat dan perubahan melalui ilmu pengetahuan.

Read more

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah berkolaborasi dengan Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Penyusunan Qanun Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon. FGD

By Humas IAIN Takengon
Temu Ramah PMI IAIN Takengon Perkuat Kebersamaan dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Temu Ramah PMI IAIN Takengon Perkuat Kebersamaan dan Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa

Himpunan Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Takengon menggelar Temu Ramah Mahasiswa pada Sabtu, 12 September 2026, di Uning Riverside, Pegasing, Aceh Tengah. Mengusung tema “Membangun Jiwa Kepemimpinan yang Solutif, Berintegritas, dan Bersinergi,” kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, serta membangun kebersamaan dalam lingkungan Program

By Humas IAIN Takengon