Disambut Tari Guel, Tim Asesor Akreditasi Resmi Mulai Asesmen Lapangan Prodi PGMI dan KPI di IAIN Takengon
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menerima kunjungan tim asesor akreditasi, Jumat (24/7/2026) dalam rangka Asesmen Lapangan (AL) untuk dua program studi sekaligus, yakni Program Studi S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah serta Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Syariah, Dakwah, dan Ushuluddin.
Proses akreditasi Prodi S1 PGMI dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dengan menghadirkan tim asesor Prof. Dr. Supriadi, M.Pd. dan Dr. Misriandi, M.Pd. Sementara itu, akreditasi Prodi S1 KPI dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) dengan tim asesor Dr. Yopi Kusmiati, M.Si. serta Denik Iswardani Witarti, Ph.D., S.IP., M.Si.

Kedatangan rombongan tim asesor di Kampus Induk IAIN Takengon disambut secara hangat melalui persembahan tarian adat khas Gayo, Tari Guel, yang dibawakan oleh para mahasiswa IAIN Takengon. Setelah penyambutan budaya tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi yang berlangsung di Aula Kampus Induk IAIN Takengon.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan IAIN Takengon, para Dekan dari masing-masing fakultas beserta jajarannya, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kepala Bagian Unit Layanan Akademik (Kabag ULA), para dosen, perwakilan mahasiswa dari prodi yang diakreditasi, serta civitas akademika IAIN Takengon lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan, M.CL., menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas kehadiran para asesor di Tanah Gayo. Beliau memaparkan perkembangan IAIN Takengon yang kini memiliki empat lokasi kampus, didukung oleh 140 dosen di mana lebih dari 53 di antaranya telah bergelar Doktor. Serta keberagaman etnis tenaga pengajar yang mencapai 57% dari luar daerah yang menurutnya menjadi modal sosial utama kelembagaan.
"Kehadiran Bapak dan Ibu Asesor hari ini diharapkan tidak hanya memberikan penilaian bagi prodi PGMI dan KPI saja, tetapi saran serta masukannya dapat kita catat dan tindak lanjuti bersama agar berdampak positif bagi seluruh prodi di IAIN Takengon. Kegiatan ini menjadi momentum dan langkah nyata kita bersama menuju cita-cita besar alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN)," tegas Rektor.

Mewakili tim asesor LAMSPAK, Dr. Yopi Kusmiati, M.Si., mengapresiasi sambutan dari pihak kampus. Beliau menekankan bahwa proses asesmen lapangan pada dasarnya adalah forum konfirmasi dan silaturahmi akademik.
"Kami hadir di sini hanya untuk mengonfirmasi data-data dan deskripsi yang sudah Bapak dan Ibu tuliskan dalam Laporan Evaluasi Diri (LED). Sampaikan saja data yang ada secara alami, tidak perlu tegang. Kami sangat menikmati perjalanan menuju Takengon dan berterima kasih atas jemputan serta kehangatan seluruh civitas akademika," ujar Dr. Yopi Kusmiati, M.Si.
Sementara itu, perwakilan asesor LAMDIK, Prof. Dr. Supriadi, M.Pd., menyampaikan bahwa letak geografis maupun jarak tempuh menuju Takengon bukanlah hambatan bagi kampus ini untuk terus maju dan berkualitas.
"Jarak tempuh perjalanan tidak menjadi penghalang bagi IAIN Takengon untuk terus berkembang. Kami melihat potensi besar di kampus ini, termasuk peluang pengembangan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Tugas kami di sini adalah mencocokkan dokumen dan melihat bukti fisik yang ada agar proses penilaian berjalan objektif," ungkap Prof. Dr. Supriadi, M.Pd.

Melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan yang dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 26 Juli 2026 ini, sivitas akademika IAIN Takengon berharap seluruh rangkaian penilaian dapat berjalan dengan lancar, sukses, dan tanpa kendala. Hasil dari asesmen ini diharapkan mampu membawa perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan, memperkuat sistem penjaminan mutu internal, serta mempercepat langkah IAIN Takengon dalam bertransformasi menjadi UIN di masa mendatang.