Dekan Fakultas Tarbiyah Buka Pra-Event Tarbiyah Fair 2026, BKPI Sabet Juara Futsal
Kegiatan pra-event Tarbiyah Fair 2026 Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Mahdi Wahyuni Salam, M.Ed., Ph.D., Sabtu (31/10/2026). Pertandingan futsal mahasiswa di Lapangan Futsal Nunang Antara menjadi ajang pembuka yang menghadirkan persaingan sengit antarprogram studi.
Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) berhasil meraih gelar juara setelah menundukkan Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui adu penalti pada laga final. Pertandingan berakhir imbang 3–3 sebelum BKPI memastikan kemenangan dengan skor adu penalti 2–1.
Final berlangsung dramatis. BKPI sempat tertinggal tiga gol tanpa balas, tetapi tetap menunjukkan semangat juang luar biasa. Mereka bangkit, mengejar ketertinggalan, dan menyamakan kedudukan menjadi 3–3. Kebangkitan tersebut membawa pertandingan ke adu penalti yang akhirnya mengantarkan BKPI menjadi juara.
Pada babak penyisihan, PAI dinyatakan menang walkover (WO) atas PIAUD yang mengundurkan diri. Sementara itu, BKPI menghadapi perlawanan ketat dari Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Setelah bermain imbang 2–2, BKPI lolos melalui kemenangan adu penalti 3–2.
Pada pertandingan lainnya, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) mengalahkan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dengan skor 4–3. Tadris Matematika (TMA) juga memastikan langkah ke semifinal setelah menundukkan Tadris Bahasa Inggris (TBI) dengan skor 4–1.
Di semifinal, BKPI mengalahkan TMA dengan skor 4–2, sedangkan PAI menundukkan MPI dengan skor 3–1. Hasil tersebut mempertemukan PAI dan BKPI dalam pertandingan puncak.
Perebutan juara ketiga juga berlangsung ketat. MPI dan TMA bermain imbang 2–2, sebelum TMA memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 3–2. Dengan demikian, BKPI menempati posisi pertama, PAI menjadi runner-up, dan TMA meraih juara ketiga.
Jalannya pertandingan turut didukung kepemimpinan wasit utama, Faisal, yang memimpin dengan sangat baik. Ketegasan dan kecermatannya dalam mengawal pertandingan menjadi bagian penting dalam menjaga sportivitas di tengah persaingan antartim.
Dalam pesan pembukaan, Dekan Fakultas Tarbiyah menekankan pentingnya menjadikan Tarbiyah Fair sebagai ruang pengembangan potensi mahasiswa sekaligus penguatan persaudaraan antarprogram studi. Prestasi olahraga diharapkan tumbuh bersama sikap sportif, disiplin, dan saling menghargai.
“Kemenangan patut disyukuri, tetapi sportivitas dan persaudaraan harus tetap menjadi yang utama. Jadikan pertandingan ini sebagai sarana belajar bekerja sama, menghormati lawan, dan menerima hasil dengan lapang dada,” pesan Dekan.
Ketua Panitia Tarbiyah Fair 2026, Dr. M. Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim, panitia, dan perangkat pertandingan atas kontribusi mereka. Ia menilai perjuangan para peserta menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang pembentukan karakter mahasiswa.
“Final hari ini memberikan pelajaran bahwa tertinggal bukan alasan untuk menyerah. Semangat BKPI untuk bangkit, serta perjuangan seluruh tim sepanjang pertandingan, merupakan bagian dari nilai yang ingin kita tumbuhkan melalui Tarbiyah Fair,” ujar Dr. M. Firdaus.
Ia juga mengapresiasi Faisal selaku wasit utama yang telah memimpin pertandingan dengan baik, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.
Rangkaian pra-event ini menjadi pembuka menuju pelaksanaan Tarbiyah Fair 2026. Melalui kegiatan olahraga dan berbagai cabang perlombaan lainnya, Fakultas Tarbiyah mendorong mahasiswa untuk mengembangkan bakat, meraih prestasi, dan mempererat kebersamaan.