SPI IAIN Takengon Serahkan Laporan Hasil Audit BMN 2026, Perkuat Tata Kelola Aset yang Transparan dan Akuntabel
Satuan Pengawas Internal (SPI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan kegiatan Penyampaian Laporan Hasil Audit Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026, di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon. Audit BMN tersebut telah dilaksanakan sejak 18 hingga 26 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola aset yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di lingkungan IAIN Takengon.
Audit BMN yang dilaksanakan oleh SPI IAIN Takengon difokuskan pada kelompok aset tanah, gedung dan bangunan, serta peralatan dan mesin yang tercatat dalam aplikasi pengelolaan BMN, yakni SAKTI dan SIMAN V2. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan Barang Milik Negara telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset dalam mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi dan layanan administrasi.
Ketua SPI IAIN Takengon, Panetir Bungkes, M.Si., menyampaikan bahwa pelaksanaan audit aset tidak hanya bertujuan memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga memastikan seluruh BMN benar-benar dimanfaatkan secara efektif dan efisien untuk menunjang kegiatan akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL., menegaskan bahwa hasil audit ini merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola aset yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, setiap aset negara harus memiliki kejelasan status, penggunaan, penanggung jawab, serta mekanisme penggantian maupun penghapusannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Tujuan utama dari audit ini adalah membangun budaya tertib administrasi dan tertib penggunaan aset. Ketika pengelolaan aset dilakukan secara transparan dan akuntabel, maka hal tersebut akan menjadi salah satu indikator kemajuan institusi. Setiap aset harus diketahui siapa penggunanya, bagaimana pemanfaatannya, berapa lama digunakan, hingga proses penghapusan apabila sudah tidak memenuhi ketentuan," ungkap Rektor.
Melalui penyampaian laporan hasil audit BMN Tahun 2026 ini, IAIN Takengon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola Barang Milik Negara secara profesional, efektif, dan akuntabel sebagai bentuk dukungan terhadap terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance).