Rektor Isi Orasi Ilmiah pada Kegiatan Perpisahan Siswa MAN 1 Aceh Tengah

Rektor Isi Orasi Ilmiah pada Kegiatan Perpisahan Siswa MAN 1 Aceh Tengah

Suasana haru dan khidmat menyelimuti kegiatan perpisahan siswa kelas XII MAN 1 Takengon yang digelar pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini diisi dengan sambutan Kepala Sekolah, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Tengah, serta orasi ilmiah oleh Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin.

Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Menjadi Generasi Emas Menuju Indonesia 2045”, Rektor menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan pihak sekolah dalam membentuk generasi masa depan yang unggul. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari keluarga.

“Kolaborasi ini harus dilandasi dengan memupuk satu rasa, tanggung jawab bersama, dan komitmen untuk berkembang bersama,” ujarnya di hadapan para siswa, guru, dan orang tua yang hadir.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa generasi muda saat ini harus mulai membangun karakter kemajuan sejak dini. Karakter tersebut meliputi sikap mampu bergaul dengan penuh hormat, rajin belajar, gemar membaca, meningkatkan ibadah terutama membaca Al-Qur’an, menekuni bidang keilmuan, serta memiliki keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam pemaparannya, Rektor juga mengajak para siswa untuk melihat masa depan secara visioner. Menurutnya, siswa yang saat ini berusia sekitar 18 tahun akan berada pada usia produktif, yakni sekitar 37 tahun, pada tahun 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Momentum ini dikenal sebagai era Generasi Emas Indonesia yang didukung oleh bonus demografi dengan dominasi usia produktif.

Ia menyebutkan bahwa generasi emas harus dibangun di atas tiga nilai utama, yaitu kejujuran, kebenaran, dan keadilan. Ketiga nilai ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

Selain itu, Rektor juga menyinggung empat pilar utama Visi Indonesia 2045, yakni pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta pemerataan pembangunan. Ia menegaskan bahwa peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sangat strategis sebagai agen perubahan yang dinamis, berwawasan kebangsaan, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Selain rangkaian sambutan dan orasi ilmiah, kegiatan perpisahan ini juga dimeriahkan dengan pentas seni didong khas Gayo dan vokal kolaborasi dari para siswa. Acara semakin sarat makna dengan adanya prosesi adat pengembalian siswa yang telah tamat kepada orang tua masing-masing.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, menjadi momen berkesan sekaligus refleksi bagi para siswa dalam menapaki jenjang kehidupan selanjutnya.

Read more

PPG IAIN Takengon Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Kerja Sama dengan UIN Syarif Hidayatullah

PPG IAIN Takengon Perkuat Kolaborasi Nasional melalui Kerja Sama dengan UIN Syarif Hidayatullah

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon memperkuat jejaring kolaborasi nasional melalui penandatanganan kerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 16 September 2026, dalam rangkaian Evaluasi dan Persiapan Pelaksanaan PPG Tahun 2026 serta Rapat Kerja Asosiasi Program Studi PPG Perguruan Tinggi Keagamaan (APSPPG-PTK) di REDTOP

By Humas IAIN Takengon
FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

FGD Penyusunan Qanun RIPPAR Aceh Tengah 2026, Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah berkolaborasi dengan Fakultas Syariah, Dakwah dan Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Penyusunan Qanun Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, di Ruang Rapat Pimpinan IAIN Takengon. FGD

By Humas IAIN Takengon