Rektor IAIN Takengon Ikuti Rapat Koordinasi Transformasi Kelembagaan PTKIN Menuju UIN
Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL mengikuti Rapat Koordinasi Transformasi Kelembagaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pembahasan tindak lanjut usulan transformasi kelembagaan PTKIN, khususnya bagi perguruan tinggi yang saat ini masih berstatus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) dan sedang mempersiapkan diri untuk bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL mengatakan bahwa rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dari proses transformasi kelembagaan yang sedang diupayakan oleh IAIN Takengon menuju UIN.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh penjelasan terkait kesiapan, syarat, serta berbagai ketentuan yang harus dipenuhi oleh PTKIN yang berstatus IAIN untuk dapat bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri. Informasi ini menjadi pedoman penting dalam menyusun langkah-langkah strategis ke depan,” ujar Prof. Ridwan.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rektor IAIN Takengon tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor I, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Direktur Pascasarjana, para Dekan, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik, serta tim terkait yang terlibat dalam proses pengembangan kelembagaan kampus.

Rapat koordinasi juga diikuti oleh para pimpinan PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk 12 Rektor IAIN, Tim Biro Organisasi dan Tata Laksana, Tim Bagian Organisasi, Kepegawaian dan Hukum, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, serta Tim Subdirektorat Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat PTKI.
Melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi tersebut, IAIN Takengon semakin memantapkan langkah dalam mempersiapkan transformasi kelembagaan menuju Universitas Islam Negeri. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik, memperluas pengembangan program studi, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.