Mahasiswa PAI IAIN Takengon Selesaikan Tugas Akhir Lewat Artikel Jurnal Terakreditasi Sinta 4
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon, Chairina Inayah, mencatat prestasi sebagai mahasiswa PAI pertama yang menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk artikel jurnal ilmiah terakreditasi Sinta 4. Sidang tugas akhir tersebut dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, di Aula Fakultas Tarbiyah IAIN Takengon.
Artikel ilmiah yang diangkat Chairina berjudul “Pengaruh Strategi Quantum Learning Terhadap Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 3 Takengon” dan telah dipublikasikan pada jurnal IJSET PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology.
Sidang tugas akhir tersebut dipimpin oleh Ketua Sidang Muhammad Rijali Rais, M.Pd., dengan Sekretaris Sidang Nurul Aini, M.Pd.I. Adapun dosen penguji terdiri dari Dr. Saifullah, M.Pd. dan Dra. Rosdiani Nasution, M.A.
Ketua sidang, Muhammad Rijali Rais, M.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang berbasis artikel jurnal ini menjadi langkah maju bagi Prodi PAI dalam mendorong budaya publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
“Melalui artikel jurnal ini, pengujian dilakukan dengan melihat pemahaman mendalam mahasiswa terhadap hasil penelitian yang dilakukan, tidak lagi mengkritisi etika penulisan, namun kepada pemahaman mendalam terhadap topik penelitian yang diteliti,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyelesaian tugas akhir berbentuk artikel menjadi bukti bahwa mahasiswa Prodi PAI mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan layak dipublikasikan sebagai bagian dari penyebaran ilmu pengetahuan.
“Hal ini juga menjadi bukti bahwa Prodi PAI tidak tertinggal dari kampus-kampus lainnya dalam hal publikasi ilmiah. Selain itu, ini menjadi pintu pembuka sekaligus pembuktian bagi mahasiswa lainnya bahwa sesungguhnya mahasiswa mampu memilih artikel sebagai tugas akhirnya,” tambahnya.
Sementara itu, Chairina Inayah mengungkapkan bahwa alasan dirinya memilih artikel jurnal sebagai bentuk tugas akhir karena ingin mengembangkan kemampuan penulisan karya ilmiah yang efektif dan sistematis.
“Menurut saya artikel ilmiah relevan dengan perkembangan dunia pendidikan saat ini yang mendorong mahasiswa untuk menghasilkan sebuah karya. Artikel jurnal sistematika penulisannya lebih sederhana dibandingkan skripsi, serta pembahasannya lebih ringkas dan fokus pada inti penelitian,” jelasnya.
Ia juga menilai kebijakan penyelesaian tugas akhir berbasis artikel jurnal merupakan langkah positif yang dapat memotivasi mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang layak dipublikasikan.
“Menurut saya kebijakan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar termotivasi menghasilkan penelitian yang layak dipublikasikan,” pungkasnya.