IAIN Takengon Perkuat Transformasi Digital, Tandatangani MoA Nasional Penguatan Layanan TI PTKIN
Institut Agama Islam Negeri Takengon melalui Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD), Dr. Ilham Marnola, M.Pd., resmi menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) Penguatan Layanan Teknologi Informasi bersama para Kepala TIPD Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia. Penandatanganan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi transformasi digital antar-PTKIN di Indonesia.
MoA tersebut berfokus pada penguatan layanan teknologi informasi, integrasi data, pengembangan sistem digital, serta peningkatan tata kelola layanan publik berbasis teknologi. Kesepakatan ini juga menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem digital pendidikan tinggi Islam yang lebih modern, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dalam dokumen kerja sama yang disepakati, terdapat tujuh ruang lingkup utama kolaborasi antar-PTKIN, meliputi penguatan layanan teknologi informasi kampus, pertukaran praktik terbaik pengelolaan sistem digital, pengembangan dan integrasi aplikasi, penguatan keamanan siber dan tata kelola data, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, standardisasi operasional layanan TIK, hingga berbagai kegiatan strategis lain yang mendukung transformasi digital pendidikan tinggi Islam.
Melalui keterlibatan aktif dalam MoA ini, Institut Agama Islam Negeri Takengon menegaskan komitmennya dalam mengembangkan layanan akademik, administrasi, dan kemahasiswaan berbasis teknologi yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, kampus juga berupaya memperkuat keamanan data, meningkatkan kualitas tata kelola informasi digital, serta mengembangkan kompetensi SDM melalui pelatihan, bimbingan teknis, dan forum berbagi pengetahuan antar-PTKIN.
Dokumen kerja sama secara simbolis diserahkan oleh Ketua Forum Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) PTKIN se-Indonesia, M. Irfan, yang berasal dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Dr. Ilham Marnola menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting bagi Institut Agama Islam Negeri Takengon dalam menghadapi tantangan era digital.
“MoA ini bukan sekadar dokumen, tetapi komitmen nyata untuk menjadikan IAIN Takengon sebagai kampus yang adaptif, modern, dan siap bersaing melalui layanan digital yang transparan dan berdaya guna bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi nasional ini, IAIN Takengon diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi di Aceh. Kerja sama antar-PTKIN juga membuka peluang besar bagi integrasi sistem informasi, peningkatan kualitas layanan publik, serta perluasan akses mahasiswa terhadap ekosistem digital yang inklusif dan berdaya saing global.
Partisipasi aktif IAIN Takengon dalam MoA TIPD PTKIN ini sekaligus menegaskan peran strategis kampus dalam mendukung transformasi digital pendidikan Islam di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, IAIN Takengon siap berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pendidikan tinggi Islam yang lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik berbasis teknologi.
