IAIN Takengon Sosialisasikan Bantuan UKT dan Living Cost dari Kementerian Agama RI
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon kembali menggelar sosialisasi terkait bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya hidup (living cost) dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang berlangsung di Gedung Olah Seni (GOS), Kamis, 16 April 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penyaluran bantuan kepada mahasiswa terdampak bencana, sekaligus upaya memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai mekanisme, aturan, serta tanggung jawab penerima bantuan.
Bantuan yang mencakup pembayaran UKT dan biaya hidup selama enam bulan ini diharapkan mampu menunjang keberlangsungan studi mahasiswa di tengah kondisi sulit pascabencana. Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan bahwa pencairan bantuan tahap II direncanakan akan dilaksanakan pada akhir April 2026.
Sementara itu, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL, memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa penerima bantuan agar tetap semangat dalam menempuh pendidikan.
Rektor juga mendorong mahasiswa untuk terus percaya diri, aktif, dan berkontribusi positif di lingkungan kampus sebagai bagian dari generasi yang akan membawa kemajuan bagi institusi.
Selain itu, penguatan kapasitas akademik mahasiswa juga disampaikan oleh Drs. H. Hamdan, MA. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan bantuan secara tepat, disiplin terhadap aturan, serta membangun komitmen belajar yang kuat.
Ia mengingatkan bahwa mahasiswa penerima bantuan harus menunjukkan perbedaan, baik dari sisi intelektualitas, cara belajar, maupun kesungguhan dalam menempuh pendidikan. Mahasiswa juga diminta untuk mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk dalam pengelolaan bantuan dan kesiapan administrasi.
“Fokuslah pada tujuan utama sebagai mahasiswa. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebaik mungkin. Bayangkan perjuangan orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, sehingga bantuan ini harus digunakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih disiplin, aktif, serta mampu memanfaatkan bantuan UKT dan biaya hidup secara optimal. Dengan demikian, program yang diberikan oleh Kementerian Agama dapat berjalan efektif dan benar-benar mendukung keberhasilan studi mahasiswa IAIN Takengon.