Forum Mahasiswa KIP-K IAIN Takengon Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Mutiara
Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) IAIN Takengon mmenyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran yang terjadi di Desa Mutiara, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, pada Rabu (10/6/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu menghanguskan satu unit rumah milik seorang lansia berusia 71 tahun di Desa Mutiara, sehingga korban kehilangan tempat tinggal beserta sebagian besar harta bendanya.

Bantuan yang disalurkan merupakan dana kas yang dihimpun dari kontribusi seluruh mahasiswa penerima KIP-K yang tergabung dalam FORMAKIP IAIN Takengon sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok (sembako) serta alat-alat bangunan yang diharapkan dapat membantu proses pemulihan pasca kebakaran. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut didampingi oleh tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IAIN Takengon.
Ketua Umum FORMAKIP IAIN Takengon, Yoga Temasmiko, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sosial mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban yang dirasakan serta menjadi penguat bahwa di tengah musibah, masih banyak pihak yang peduli dan siap membantu. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi langkah awal untuk bangkit kembali. Kami juga berharap penyaluran bantuan ini dapat menggugah kepedulian pemerintah dan masyarakat agar turut membantu nenek tersebut, sehingga kebutuhan dan proses pemulihan pascakebakaran dapat terpenuhi dengan lebih baik," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Forum Mahasiswa KIP-K IAIN Takengon berharap semangat gotong royong dan solidaritas kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat, terutama dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah seorang lansia di Desa Mutiara menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan kepedulian sosial. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.