Forum Kabiro/Kabag PTKN Salurkan Bantuan Tahap I untuk Warga Korban Longsor di Linge
Forum Kepala Biro/Kabag PTKN melaksanakan penyaluran bantuan tahap pertama berupa pipa air dan perlengkapannya kepada masyarakat di hunian sementara (huntara) Kampung Gelampang Umang, Kecamatan Linge, pada 23 April 2026. Bantuan ini disalurkan melalui RACANA IAIN Takengon sebagai bentuk respons atas kebutuhan mendesak warga terhadap akses air bersih.
Penyaluran bantuan tersebut difokuskan untuk mendukung penyediaan air bersih bagi masyarakat korban longsor.
Berdasarkan keterangan aparatur kampung, pembangunan huntara saat ini telah mencapai sekitar 70% dan sebagian sudah mulai ditempati oleh masyarakat korban longsor. Sementara itu, sekitar 30% lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Di sisi lain, masyarakat mengungkapkan bahwa mereka sangat kekurangan air bersih. Kondisi air di wilayah tersebut mengalami perubahan yang cukup signifikan, baik dari segi warna maupun suhu, terutama saat hujan turun. Hal ini diduga disebabkan oleh kondisi tanah yang terus mengalami penurunan, sehingga memengaruhi kualitas sumber air yang kini menjadi keruh dan tidak lagi jernih.
Kepala Biro IAIN Takengon, Rina Meutia, SE, ME menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Forum Kepala Biro/Kabag PTKN Kementerian Agama terhadap masyarakat korban longsor dalam mendukung penyaluran air bersih di huntara Desa Gelampang Gading Umang, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menyerahkan pipa PVC sebanyak 68 batang dengan ukuran diameter 2,5 inci sebagai wujud gotong royong dan kepedulian bersama.
Melalui bantuan pipa air ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat segera terpenuhi. Upaya ini menjadi bagian dari langkah bersama dalam membantu pemulihan kehidupan warga di hunian sementara pascabencana.
“Kami sadar bantuan ini belum besar, namun harapan kami dapat sedikit meringankan beban warga dan mempercepat akses air bersih. Air adalah sumber kehidupan. Jika aliran pipa berjalan lancar, masyarakat dapat hidup lebih sehat, anak-anak dapat bersekolah dengan nyaman, dan aktivitas ekonomi pun dapat kembali berjalan,” ujarnya.
Ia juga menitipkan bantuan tersebut kepada pihak kampung agar dapat dimanfaatkan dengan baik. “Kepada Bapak Reje, kami titipkan pipa ini. Semoga bantuan kecil ini menjadi berkah besar bagi kita semua. Terima kasih pula kepada Racana IAIN Takengon yang telah berperan aktif dalam penyaluran bantuan ini, sebagai bentuk kolaborasi antara Forum Kabiro/Kabag PTKN Kemenag dengan Racana Pramuka IAIN Takengon,” tutupnya.